Ngeri! Makan Daging Babi Tak Matang, Hampir Kehilangan Otak!

Mengkonsumsi daging babi bagi sebagian orang mungkin adalah makanan yang wajar saja. Tapi bagi sebagian lainnya, entah karena larangan agama atau alasan lain, daging babi bisa jadi adalah salah satu makanan yang perlu dipantang sepanjang hidup. Salah satu alasan kuat untuk tidak makan daging babi selaian karena dasar larangan agama juga alasan kesehatan.

Dilansir dari dailymail.co.uk , sebuah kisah nyata yang menunjukan sebuah fakta bahwa makan daging babi yang tidak matang bisa mengancam nyawa adalah seperti yang terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di California. Seorang pemuda yang adalah mahasiswa bernama Luis Ortiz, sampai-sampai harus menjalani operasi karena ditenggarai terserang cysticercosis. Ini adalah sebuah penyakit yang disebabkan karena larva cacing pita, yang biasa ditemukan biasa hidup di dalam pencernaan hewan babi.

Ortiz ketahuan terjangkit penyakit ini ketika dokter di pusat medis Napa Valley melakukan pemeriksaan dengan CT Scan, dan hasilnya segerombolan cacing pita telah membentuk kista di otaknya dan menyebabkan aliran darah menjadi beku. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter karena ortiz mengeluhkan sakit kepala berat, selanjutnya begitu ketahuan penyebab sakitnya segera dokter mengambil tindakan operasi, yang lebih mengejutkan lagi, cacing yang menyerang ortiz bahkan masih hidup dan mengeliat ketika dikeluarkan dari kepalanya, ini seperti disampaikan salah satu tim dokter yang mengoperasi Ortiz, dokter Soren Singel.

Fakta yang mengerikan dibalik operasi itu adalah jika saja terlambat meski 30 menit, pemuda berusia 26 tahun ini mungkin bisa jadi meregang nyawa. Beruntung tim dokter yang merawat di Queen of the Valley Medical Center in Napa segera mengambil tindakan cepat sehingga nyawanya masih tertolong. Untuk pemulihan, Luis Ortiz terpaksa harus menghentikan perkuliahannya.

Meski disebabkan karena cacing pita yang notabene adalah parasit dalam perut hewan babi, Ortiz merasa jarang mengkonsumsi olahan daging babi, alasannya ia memang tak terlalu suka. Tetapi ada fakta lain, bahwa dia pernah tinggal di Meksiko yang secara standar sanitasi kurang tinggi. Lebih lanjut, penyakit semacam ini kemungkinan bisa dialami 50 juta orang diseluruh dunia. Penyebabnya tentu saja karena konsumsi daging babi dengan cara pengolahan yang salah atau rendahnya standar sanitasi dan kebersihan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *